Hadir dan Mengalir

“Hadirkanlah aktivitas sel yang menyusun tubuhmu!” Suatu kali saya diingatkan oleh diri saya yang lain untuk merasakan aktivitas sel dalam tubuh saya, walau sering sekali saya cuek dan tidak menyadarinya.

“Hadirkanlah sekian nikmat tidak terhingga yang menyertai kehidupanmu!” Pada kesempatan yang lain nasehat itu mengajak ruang hati saya untuk menghidupkannya dengan cahaya-Nya, walau tidak jarang saya lupa mensyukurinya.

“Mengaliri kehidupan dengan aliran energi kebaikan!” Sebuah pernyataan yang membuat saya selalu berusaha kembali bertanya kebaikan apa yang sudah saya lakukan pada jenak yang baru saja berlalu, walau berkali-kali saya lengah dan tidak dapat mengelak dengan ajakan menyesatkan oleh sosok diri saya yang lain.

Inilah mengapa ruang ini HADIR sebagai salah satu media saya untuk selalu dapat menghadirkan karunia yang diberikan Allah untuk upaya saya mengikat makna kehidupan ini, juga sebagai modal saya MENGALIRkannya kepada siapapun yang berkenan menerimanya.

6 Tanggapan ke “Hadir dan Mengalir”

  1. Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

  2. sobat
    tado dah saya baca
    ah beda
    tapi tipe nya hampir sama :)

    bukankah itu tujuan kita ?

  3. Yup,
    beda, beda,
    dan benar-benar beda…
    Berbeda i2 pelangi bro….:) indah kan..

  4. assalamu’alaikum. Kunjungan balik ni…jazakumullah khoir sudah mampir di blog saya…sering2 silaturrohim ya…

Tinggalkan Balasan